Ini untuk kedua kalinya mengunjungi Bromo. Saat kunjungan pertama, belum sempat ke Bukit Teletabies dan Penanjankan untuk sunrise maka niatnya pada kunjungan kedua ini akan menyempatkan ke kedua tempat tersebut.
{Surabaya}
Setelah jumatan dimulailah perjalanan dari Bandung menuju Surabaya. Kali ini di Surabaya dijemput oleh Edwin teman asal Banjarmasin, dan langsung menuju tempat makan malam yang mantab dengan hidangan bebek goreng saus telor asin. Penuh kalori dan tinggi kolesterol
(maaf tidak ada fotonya, lupa menyimpan dimana).
Tapi sebagai bayangan, kira-kira berikut adalah penampakan bebek goreng telur asin yang sempat dinikmati ![]()
{foto dari : http://www.eciputra.com/user-bebektelorasin.html}
Setelah makan, maka menuju ke lokasi tempat berkumpul dengan teman-teman dari surabaya dan daerah lain. Dan jam 10 teng berangkatlah menuju ke Bromo, dengan harapan jam 2 pagi sudah sampai disana. Waktu yang tepat untuk foto star trail dan foto milky way seharusnya.
{Bromo}
Tapi apa daya, sesampai disana disambut dengan mendung dan hujan. Wal hasil hilanglah kesempatan untuk foto malam dan foto sunrise di Penanjakan.
Untungnya pagi cuaca kembali bersahabat, hujan reda dan langit lumayan cerah.
Lokasi padang pasir yang sering disebut Padang Pasir Berbisik ini adalah lokasi yang sudah pernah dikunjungi sebelumnya. Seperti biasa, cuaca di Bromo selalu memberikan rasa dingin yang harus di lawan dengan 4 lapis pakaian, 2 baju kaos, 1 baju kemeja tangan panjang, dan jaket tebal.
Lihat sendiri bagaimana pakaian salah satu teman yang juga ikut ke sini ![]()
Di sini kegiatan foto bareng dengan bantuan beberapa model sebagai objeknya.
Setelah puas di padang pasir ini, akhirnya tiba juga ke Savana atau sering juga disebut Bukit Teletabies atau kadang orang juga bukin wallpaper Windows XP
Kok bisa? Lihat sendiri saja bagaimana suasana disini.
Siang sekitar jam 12-an, kegiatan di Bromo selesai. Dan kita melanjutkan perjalanan kembali ke Surabaya dan tentu saja kita sempat menikmati Rawon Nguling yang terkenal itu, lengkap dengan aksesoris seperti tahu tempe goreng, paru goreng. Lezaaat…another makanan berlemak dan berkalori tinggi ![]()
Dan sekali lagi, tidak sempat mengabadikannya via kamera sendiri, karena sudah terlalu lapar karena seharian belum ketemu nasi ![]()
Tapi kira-kira berikut adalah penampakan hidangan yang telah dinikmati dengan iklas saat itu.
{foto : http://yudhanegara.blogspot.com/2012/09/rawon-nguling-malang.html}
{Penutup}
Acara ini tentu saja selain mendapatkan foto dan daftar kuliner baru, juga mendapat teman baru. Dan tidak lupa durian….artinya tambahan lemak dan kolesterol baru … hahaha, but it’s a life, no risk no gain #loh